29 Maret 2009

Setiap Sepatu, mempunyai kisah...

Diposting oleh tiu_aja di 09.26
Seorang penulis senior National Geographic, Cathy Newman, mengatakan bahwa "Setiap sepatu menuturkan kisah. Kita menunjukkan jati diri melalui sepatu". Dia mengambil pendapat dari seorang ahli sejarah sepatu asal Inggris, June Swann, bahwa sepatu adalah indikator terbaik untuk menunjukkan apa yang sedang dirasakan seseorang. Oya??? pertanyaan yang sama saat saya baca artikel tersebut. Tapi kata artikel tersebut kita dapat menggambarkan naik-turunnya kemakmuran dari tinggi bagian tumit sepatu, ato mengukur perubahan status sosial lewat ketebalan sol, What??? percaya ga sich? percaya ga percaya sich, tapi sudah ada yang mengatakan demikian. buktinya mari kita pikirkan sendiri... he...he... Si Cathy mengatakan lagi kalo Sepatu ternyata bisa bicara soal status, gender, etnis, agama, profesi dan politik. See??? He...he...Tapi kita tidak akan membicarakan semua hal yang ditulis si Cathy Newman, mungkin terlalu rumit untuk dijelaskan dengan tulisan saya :-P Kita akan membicarakan sebagaian kecil kata-katanya (sama juga bicara tentang tulisannya ya? he...). Kata-kata apa itu? "Setiap sepatu menuturkan kisah". Emm.. inget sama Ali Mandegar?? Pasti jarang yang inget... Yup, dia adalah tokoh sentral dari sebuah film yang berjudul "Childern of Heaven". Sudah ingat? kalo belum ya... ga gaul nich... he... Apa hubungannya sama kata-kata "Setiap sepatu menuturkan kisah"? Di film itu yang menjadi cerita utama adalah sepatu... Bagaimana kedewasaan seorang anak dalam menghadapi masalah mereka dan kesulitan keluarganya... Makin mengharu biru ketika sang tokoh sentral berjuang dengan mengikuti lomba lari, untuk mendapatkan sebuah sepatu untuk adiknya... yah, begitu seterusnya... yang intinya sepatu yang menjadi kisah dalam film ini.Pasti ingat cerita cinderella donk? yang bisa dibilang kisah yang ga pernah mati, dengan berbagai versi cerita dan filmnya. Bahkan saat ini menjadi sebuah nama penyakit kejiwaan yang sangat populer, "Cinderella Complex" (Apa itu? Cari di Google aja...). Lepas dari itu semua cerita Cinderella merupakan sebuah cerita tentang sepatu yang mengubah segalanya... dan mungkin sebagian kita masih memimpikannya terjadi pada diri kita.Oya satu lagi tentang sepatu... saat ada warga irak yang melempar sepatu pada G.W. Bush, wah kisah itu sangat menghebohkan dunia persilatan, hingga banyak gambar, karikatur, bahkan game yang menokohkan Bush dan sepatu... Sangat fenomenal kan?Ada cerita lagi ga?Sepatu sendiri sebenarnya merupakan sebuah kisah tersendiri... Perkembangan sepatu dari waktu ke waktu dan berbagai model, bentuk, pola yang ada... Disesuaikan dengan budaya, musim, bahan, ukuran, kegunaan, de el el... itu semua merupakan sebuah cerita yang beberapa orang perhatian padanya. Seperti beberapa orang yang aku sebutkan diatas.Bagaimana dengan Sepatu Anda?Apakah mempunyai Cerita juga?Entah cerita tentang akan ato saat mendapatkan sepatu, entah cerita saat membelinya, ato tentang penggunaannya, ato bahkan penghancurannya ato penghilangannya... Pasti ada kan? Apapun ceritanya, baik ato buruk, menyenangkan ato menyedihkan, pastinya cerita sepatu itu hanya milik anda?
So kasih kisahmu dicomment ya...thx.

NB:Eh Sepatu juga berkisah di lagu lho...hayo apa aja?

5 komentar:

rosee mengatakan...

ngomongin soal sepatu, bagi org sperti ane rada ribet. masalahnya napa sepatu yg jadi inceran kebanyakan ukurannya slalu satu angka di bawah ukuran kaki ane... hiks....

tiu_aja mengatakan...

he...
yah begitulah menjadi orang yang special..

jiwa_biru mengatakan...

hmm... jadi inget...
dulu aku buenci sepatu. apalagi yang kinclong2 trus bunyi taktuktaktuk..
dann mbayangkan,andai aku jadi dekannya, jadi rektornya, pokoe yang ambil kebijakan, yo uwislah g ada itu aturan harus pake sepatu.
kalo kamu mau pake sandal jepit ayo aja (aku ngikut he...), mau sandal selop, jantung pisang, atau bungkus kaki pake plastik aja. ga masalah. atau nyeker??
toh pas jaman embah sama bapak kita sekolah dulu jg g pake sepatu. tapi otaknya juga kinclong
trus apa hubungannya otak sama alas kaki?
tapi aada yang bilang hargai dirimu dengan alas kakimu. kamu pake sandal jepit, ya kamu akan dihargai 'setingkat' sandal jepit


tapi aku bilang....., " Aw... itu kan konstruksi, coba kalo orang2 itu ke restoran mahal jepitan, ke hotel jepitan (nyewa president suit), naek limo jepitan, nggusur rumah warga jepitan, ke pengadilan jepitan, ngajar jepitan.... hayo....
mana yang lebih 'dihargai' pantofel apa jepit???
hidup sandal jepit!!

tiu_aja mengatakan...

yah beritulah sistem masyarakat kita mee...kl mo ngubah c blh aja, qt hrs jd trendsetter n massa yg byk biat mudah...

Semangat...

Alas kaki, telah bererita banyak hal kan...termasuk jeritan sepasang sandal jepit ya mee...
Hidup Sandal Jepit...!!!
Long Life...

Tarmizi Achmad mengatakan...

sebuah tulisan yang sangat engagumkan ...
http://www.reseper.com/bumbu-kuah-sate-padang/

 

THe WaY oF LiFe Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea