26 Maret 2010

Diposting oleh tiu_aja di 12.43 0 komentar
Seperti istana kabut dalam keriangan setia...
Satu persatu menjawab tanya,
kemudian berbalas senyum atau amarah
Bahkan pujian atau cemooh...
Semua berdalih atas nama "Pembenaran!!!"
Dan saat mentari menyapa istana kami,
kabut tetap setia pada orang-orang tertentu...
Sedang pelangi menanti orang-orang terpilih!!!


17 Maret 2010

Lama ga nulis

Diposting oleh tiu_aja di 16.55 1 komentar
Byuh...byuh...jadi buruh ternyata menghambat aktifitas menulisku...cak...cak...cak...kok iso e tho rek...rek...yo wis..."dinikmatin aja", begitu kata mb tri. Semangat berkarya tiu...

14 Januari 2010

Cerita lain dari Sepatu...

Diposting oleh tiu_aja di 06.52 1 komentar
Guys... Aq masih sangat tertarik cerita tentang sepatu. He... Tapi disini aku hanya mengutip tulisannya kang Irfan Toni Herlambang. Buku "Kekuatan Cinta" sebenarnya sudah kubaca 6 tahun yang lalu. Tapi pas kapan hari ku baca lagi, aku jadi ingat pelajaran kehidupan yang harusnya akan selalu ku ingat, dan tentunya jadi seperti tertohok gitu dech... Mungkin, bisa dibaca, diresapi dan ditelaah kepada diri kita lagi, specially for me... Let's read, semoga bermanfaat...
---------------------------------------------------------------
Teman, saya punya kisah menarik untuk disimak. Kisah itu bercerita tentang seorang raja. Ia raja yang baru naik tahta. Sebagai raja yang baik, program pertama yang dicanangakan adalah berkeliling ke seluruh negeri untuk mengetahui keadaan rakyatnya sekaligus mengecek wilayah kekuasaannya.
Nah, mulailah ia mengarungi gunung dan segenap lembah negrinya. Ia juga bertatap muka dengan rakyatnya yang hidup dipantai. Ia bersambung rasa denga rakyatnya yang tinggal dipelosok hutan. Saat kembali ke istana, sang raja merasa sangat lelah. Kakinya nyeri. Ini akibat perjalanan yang ditempuhnya begitu panjang dan bermedan berat. dan itu benar-benar ditapaki dengan telapak kaki sang raja sendiri. Ia tidak mau tandu. Maklum, ia ingin merasakan juga apa yang dirsakan oleh prajurit-prajurit yang berjalan mengiringinya dalam perjalanan itu.
Perjalanan itu bukan perjalanan pertama dan yang terakhir. Sang raja telah berjanji akan selalu berkeliling dan mendekat kepada rakyatnya. Tapi nyeri kaki yang dirasakannya membersitkan ide untuk tidak akan melakukan tur seperti itu lagi. hati kecil sang raja menolak. Tidak. Bukan begitu. Itu tidak bijaksana. Sambil memijit-mijit kakinya yang sakit, sang raja berpikir keras. Bagaimana caranya bisa berjalan jauh tanpa perlu merasakan nyeri di kaki? Aha. Dia menemukan jawabannya,. "Kalau saja jalan-jalan yang aku lalui dilapisi kulit dan permadani, tentu kakiku akan merasanyaman," begitu gumamnya.Segera raja itu memerintahkan para prajurit untuk melapisi jalan dengan kulit. Semua jalan, tanpa kecuali. Namun, sebelum proyek itu dilaksanakan, penasehat raja menginterupsi.
"Tuanku, jika rencana itu dilaksanakan kita akan mengeluarkan banyak sekali kulit dan permadani. Biayanya besar. Akibatnya, menguras keuangan negara. Jelas itu bukan keputusan yang bijak," kata sang penasihat raja. Sang raja tertegun mendengar bantahan atas titah pertamanya itu. Tapi, karena ingin mewarisi kebijakan raja-raja pendahulunya, ia mencoba berlapang dada.
"Lalu apa pendapatmu tetang hal ini?" Tanya sang raja. Sang penasihat bankit dari tempat duduknya, mendekat kesinggasana raja.
"Tuanku, mengapa anda harus mengeluarkan begitu banya biaya hanya untuk kenyamanan kaki anda? Alangkah hematnya jika anda potong sedikit kulit lali lapiskan ke kaki anda?" kata si penasihat. Raja terkejut. Itu ide cerdas. Raja setuju. Ia batalkan proyek melapisi jalan denga kulit. Ia memerintahkan seorang pandai melapisi alaskakinya dengan kulit. Ya, sang raja memilih membual "sepatu" untuk mengatasi rasa nyeri akibat perjalanan mengunjungi rakyatnya.
Teman, ada pelajaran yang menarik dari kisah ini. Untuk membuat dunia menjadi tempat yang nyaman untuk hidup, tidak perlu dengan jalan mengubah dunia. Kadang cukup deangan mengubah cara pandang kita saja. Karena, segala ketidaknyamanan yang kita rasakan seringkali berasal dari kekeliruan kita dalam menafsirkan dunia.
Dunia yang kita lihat adalah dunia yang ada dalam pikiran kita. Dunia yang sangat personal. Dimana dunia itu kita artikan sebagai milik kita sendiri. Penghuninya hanya kita sendiri. Tidak ada orang lain disana. Akibatnya, ketika tertimpa musibah, kita menganggap dunia kiamat. Dan, menganggap kita sebagai manusia yang paling menderita yang diciptakan Tuhan. Bila mendapat nikmat, kita melihat dunia tidak memiliki cacat atau cela.
Teman, seperti itulah kita dan dunia persepsi kita. Akibatnya, tidak jarang kita melakukan "kebodohan" seperti raja dalam kisah ini tadi. "Nah, teman, semoga Allah SWT melindungi kita dari sifat picik, Amiin...
Diposting oleh tiu_aja di 06.46 0 komentar
Senandung dari LeToo untukku...

Ku di Sini
By: Sherina

Stop redam amarahmu
Namun jangan berlalu
Hentikan tangismu
Lenyapkan ragumu

Yang salah lupakan
semuanya tlah termaafkan
Tataplah hari baru
berlari bersamaku

Jangan menyerah ku disini
Genggam erat tanganku
Jangan sembunyi ku disini
Genggam erat jiwaku

Lihat wajahku lagi
lihat wajahmu lagi
Katakan cintamu
dan untuk selamanya



Senandung dari Momo2 untukku...

Sang Penghibur
By: Padi

Setiap perkataan yang menjatuhkan
tak lagi kudengar dengan sungguh
juga tutur kata yang mencela
tak lagi kucerna lagi dalam jiwa

aku bukanlah seorang yang mengerti
tentang kelihaian membaca hati
ku hanya pemimpi kecil yang berangan tuk merubah nasibnya

oh bukankah ku pernah melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya yang sedih hatinya

kugerakkan langkah kaki
dimana cinta akan bertumbuh
kulayangkan jauh mata memandang
tuk melanjutkan mimpi yang terputus

masih kucoba mengejar rinduku
meski peluh membasahi tangan
lelah penat tak menghalangiku
menemukan bahagia

(bukankah hidup ada pehentian
tak harus kencang terus berlari
ku helakan nafas panjang
tuk siap berlari kembali,
berlari kembali melangkahkan kaki, menuju cahaya
bagai bintang yang bersinar
menghibur yang lelah jiwanya
bagai bintang yang berpijar
menghibur yang sedih hatinya)




Senandung untuk Momo1

Tak ada yang abadi
By: Jikustik

Kau pernah menjadi detak
Dalam nadiku dalam hidupku
dan kaupun pernah menyelamatkan seluruh hidupku
Kau pernah menghujaniku dengan butiran air matamu
Tapi kau juga pernah tertawa dalam pelukku

Perubahan ini meyakinkan aku
bahwa tak ada yang abadi
Sejak kau putuskan untuk melepaskan hidup
Kau pernah menjadi terang dalam gelapku saat tersesat
tapi kau juga pernah menyentuh rasa sakitku




Senandung untuk Moofi

Ekspresi
By: 3 diva

Begitu banyak yang ada dihati menunggu terkuak
Ingin menungkap dan mencurahkan
Berbagai rasa dan kesan tentang kehidupan

Begitu sarat yang ada dibenak menunggu tersirat
Ada sgala cara dan berbagai jalan
Untuk mewujudkan hasrat dihati hayalan kedalam cita dan seni

Mari berkarya dalam puisi dan lagu, Musik dan tari
layar perak panggung kerang adalah tempat kita
insan dunia ekspresikan diri

Begitu sarat hal yang mungkin akan tlah kita perbuat
Untuk berbagai rasa berbagai suka dengan cara yang mulia
Wujudkan semua harapan ke dalam cita dan seni




Senandung untuk Blue_Lucky

Theme song Perualangan Sherina
By: Sherina

Bila kita dapat memahami
Matahari menemani kita dalam kehangatan
hingga sang rembulan bersenandung
menina bobokkan seisi dunia dalam lelap setia
tanpa terpaksa
bila engkau dapat mengerti
sahabat adalah setia
dalam suka dan duka
kau kan dapat berbagi rasa untuknya
begitulah seharusnya jalani kehidupan
setia setia dan tanpa terpaksa
mengapa bintang bersinar
mengapa air mengalir
mengapa dunia berputar
lihat segalanya lebih dekat
dan kau akan mengerti




Senandung dari Kang_Noon untukku...

Tak Ada yang Abadi
By: Peterpan

Tak kan selamanya tanganku mendekapmu
Tak kan selamanya raga ini menjagamu
Seperti alunan detak jantungku tak bertahan melawan waktu
Dan semua keindahan yang memudar atau cinta yang tlah hilang

Tak ada yang abadi….

Biarkan aku bernafas sejenak sebelum hilang
Tak kan selamanya tanganku mendekapmu
Tak kan selamanya raga ini menjagamu
Jiwa yang lama segera pergi bersiaplah para pengganti

21 Desember 2009

Untitle

Diposting oleh tiu_aja di 15.53 0 komentar
Pejuang kebenaran terus mengepakkan sayap kokohnya
meski hampir habis sudah tenaga penguatnya
bhkan sisa luka tertepis dalam ingatan jiwa
menangis bukan jalan hebat
mungki hanya menumpuk deret panjang masalah lama

Mereka hanya takluk pada Tuhan nya!!!
Manusia?
kawan atau lawan, hanya beda peran
pun tak punya data dihadap Nya

Semangat baja menggambarkan senyum kemenangan
melangkah maju
membuka tabir ketentuan Tuhan yang tak pernah gagal
Memeluk Rahmat-Nya yang tak bisa tergantikan oleh apapun!

15 Oktober 2009

Saat berada pada titik terendah dalam dekapan Allah

Diposting oleh tiu_aja di 06.11 1 komentar
"Bacalah...!!!!!!!!!!!!!!!!"
membuat raga ini lunglai...
lalu keringat dingin bercucuran...
kepala tertunduk dalam-dalam...
lidah makin kelu...
mata terus saja menggambarkan hinanya diri...
Simpan ke dasar jiwa...
saatnya kembali pada Al Haq...

Semoga itu bukan yang terakhir...

29 September 2009

Alhamdulillah...

Diposting oleh tiu_aja di 21.07 0 komentar
Bersyukur kpd Allah...
Bersyukur sepanjang waktu...
setiap langkahku, seluruh hidupku...
semua hanya untukMu Allah...

Tak berhenti bersyukur...

Diposting oleh tiu_aja di 20.10 0 komentar
Wow... n W.O.W....
Keep smile tiu...
ga ada yang ga dalam kendali Allah...
Semuanya dah diatur...
mikir positifnya aja...

kalo malam ini ga bisa dibuka...
ya besok pagi... ato perlu ganti warnet?????
Diposting oleh tiu_aja di 10.23 0 komentar
Detik...berganti menit...
Menit...berganti Jam...
Mau apa?

Syukuri apa yang ada...
Yakin...Madep-Karep-Mantep...
Sabar dan Ikhlas...
Legowo...
lalu lihat apa yang terjadi...

Pasti hanya bisa tersenyum...

26 September 2009

Memang harus melihat lebih dekat lagi...

Diposting oleh tiu_aja di 10.36 0 komentar
Senyummu...
masih bunga terkembang
Galaumu...
kau selesaikan dengan matang
Sampai saat ini dan nanti,
rencana Allah pasti begitu indah memelukmu
Samai kau kan yakin hidupmu Sempurna...
Layaknya bintang bidadari di angkasa...

14 Agustus 2009

Tips yang udah Q lakukan, dan masih Q lakukan... Selamat Menulis!!!

Diposting oleh tiu_aja di 18.21 1 komentar
Apa yang diperlukan untuk menjadi penulis? especially tulisan fiksi (tapi ga menutup kemungkinan bisa buat tulisan non fiksi lho). Baca apa kata tiuaja.blogspot.com (jangan protes sebelum mencoba!!!)

1. Niat yang kuat
Ini paling penting pada langkah awal. Semua hal ada dilangkah awal ini, seperti: tujuan menulis, bentuk tulisan yang diinginkan, mo ikut aliran apa (he...>_<), etc... Yang penting adalah niat pengen nulisnya KUAT, dgn begitu semua kendala awal yang menghalangi dapat dilumatkan, dilenyapkan dan diluluhlantakkan secara sempurna... he...(Layaknya menghabisi monster di Ultramen itu ;P)

2. PeDe
Hal ini adalah hal yang paling penting lg bila kita udah memutuskan untuk menulis. PeDe alias percaya diri alias confident gitu. Dalam hal ini yang kamu perlukan adalah percaya dech sama kemampuanmu sendiri. Kenapa? karena kalo kita ga percaya sama kemampuan diri kita, tulisan kita ga akan jadi men! apalagi klo kita tau, sebenarnya kita ada bakat buat nulis, tapi ga PeDe, ya ga jamin bisa ada tuh tulisanmu.

3. Ayo kerjakan!!!!!
Klo omdo alias omong doang alias more talk less do aja, tulisan ga akan terwujud dari tangan kita. Semua hanya khayalan yang sia-sia... Walau nulisnya sering ga selesai, gpp utk awalan, never mind, mei pen lay. Jangan terlalu fokus pada struktur yang ingin dibentuk, kelamaan mikirnya malah ga maen boss...(walau struktur itu jg penting c, tapi jgn terlalu dipikir BANGET!) So... Tulis aja! Ayo tulis sekarang! Dg alat apapun!(kompoter, laptop. notebook, buku tulis, kertas bekas, bungkus nasi, paper dari dosen, Monggo!!!) asal ga merugikan orang lain dan diri sendiri...

4. Nekat
Percaya ato tidak, tindakan yang bernama "nekat" ini mutlak diperlukan dalam proses belajar menulis, pun kalo kita udah mahir nulis. Sebenarnya "nekat" adalah pengejawantahan dari kePeDean kita saat menulis, tapi yang satu ini punya rasa yang berbeda saat kita sangat bersemangat untuk menulis. Rasanya mungkin mirip-mirip para pendukung fanatik Persebaya mungkin... "Bonex" (he...nyambung ga ya?) So... Jangan mudah putus asa... Jangan menyerah... Jangan takut salah...(cara bacanya kayak Pak Harvan di Laskar Pelangi ya). Klo ingin nulis harus pake acara nekat! PeDe aja tapi ga nekat, keinginan menulis ga akan terwujud. Nekat aja tapi ga PeDe, tidur aja boss...>o<

5. Ajeg alias kontinue alias tawazun...he...
Klo ga berkelanjutan, kasihan tuh otak! banyak yang dipikirkan tapi ga ada yang keluar...bisa bisa jadi boom bunuh diri untuk diri kita sendiri. Ga percaya, silahkan coba!!he... Trusan kalo punya ide tidak tertuliskan, ide itu ga akan jadi produk yang bisa kita nikmatin ato bahkan bisa jadi dinikmatin orang lain juga. Klo kata bapak antropologi Indobesia c...ide itu tidak akan bekembang jadi perilaku ato benda fisik yang dapat dilihat sebagai bentuk dari budaya klo tidak disampaikan, disalurkan, diwujudkan, etc... (he...ternyata masih ingat pelajaran semester satu ^_^ Viva Anthropology!) Jangan pernah berhenti menulis!!!

6. Sering baca alias mencuri, eh salah mencari ilmu dari tulisan orang lain
Selain membentuk daya imajinasi, membaca ternyata jg bisa bikin qt pinter...he...ya iyalah... maksudnya pinter nyusun tulisan, ilmunya nulis, caranya nulis, dengan satu cara: baca buku yang banyak, especially tulisan fiksi (ato bacaan yang sesuai dengan tulisan yang akan ditulis). Ato bahkan kita jadi tau apa yang akan kita tulis, ato yang lebih hebat lg kita bisa memodifikasi cara penulisan (fiksi or non fiksi) menjadi cara baru alias cara modifikasi dan jadi pelopor cara penulisan baru, he... kan keren tu, semacam Chairil Anwar dengan puisi "Aku" yang bisa jadi pelopor angkatan 45 (eh bener ya, apa angkatan muda? yah intinya gt dech). Pada percaya klo buku jendela dunia? That's a point!

7. Gali semua potensi imajinasi
Sering-seringlah ngeliat lingkungan sekitarmu, jangan terkotak dengan diri sendiri, walau banyak penulis yan menjadikan dirinya tokoh ditulisannya. Punya dunia lain, boleh juga sich, asal ga keblabasan, tar ga balik trus jadi orgil, kayaknya aku bisa dituntut orang tua kalian... (he...lebay!) Sering-sering survey orang. Selain buat dirimu mengenal banyak stok karakter, bisa jadi kamu kenal direktur percetakkan terkenal trus karyamu yang blm begitu bagus, biasa dibukukan. kayak film korea Full House itu, he...>_<. Catet semua ide yang tiba-tiba muncul, jangan cuman diingat, karena jujur aja dech ingatan kita itu terbatas. Ada baiknya kamu punya buku ide, ga perlu bagus, ato besar, sebesar saku bajumu juga bisa... (ini saran dari temenku, Mbah Samin... Suwun sarane geh!)

8. Perlu kenal orang-orang hebat
Siapapun orang yang kamu anggap hebat, kamu jadikan target inceran untuk dijadikan teman. Bisa jadi mereka adalah tokoh-tokoh hebat yang akan kamu wujudkan dalam tulisanmu. Selain itu mungkin salah satu dari orang hebat itu adalah seorang penulis best seller, kita bisa dapat ilmu pastinya, trus kita dapat keteladanan-keteladanan lain yang bisa memotivasi kita menjadi penulis yang baik, selain itu kita akan dapat tambahan katalog karakter orang, ya ga c! he...

9. Publikasikan karyamu ato ikut kompetisi menulis
Tak perlu malu jika ingin sukses. Sebenarnya jika ingin maju kita perlu orang lain buat jadi juri kritik membangun, nah dengan mempublikasikan karya kita, kita akan tau reaksi orang-orang pada tulisan kita, trusan klo emang masih belum bisa dikatakan bagus ato ketika sudah bisa dibilang bagus, kita bisa koreksi diri untuk mengubah tulisan kita menjadi lebih baik lagi. Untuk awalan jangan pernah takut sama kritik non...klo dah takut duluan, trus putus asa, trus depresi, lalu bunuh diri? wah bisa kacau dunia persilatan. Ga jadi nulis eh malah ke dunia lain... jangan takut kritik ye... Untuk masalah tempat publikasinya bisa macam-macam: minimal minta tlg dibaca teman gt, nulis di blog (kayak aq ini... ;)), dikirim ke majalah (siapa tau dimuat trus dapat honor, kan lumayan jeng...), ikut lomba-lomba nulis (he...inilah publikasi karya yang bergengsi, krn pengakuan para ahli ada disini), bikin buletin sendiri (klo dah PeDe ^0^), bikin buku (he... kalo ini berarti udah profesional dong kita ni >_<). Publikasi karyamu adalah salah satu bentuk aktualisasi dirimu. Pada tahukan kalo aktualisasi diri adalah kebutuhan manusia paling atas sendiri lho, nah kata Abraham Maslow kalo kebutuhan-kebutuhan manusia yang 9 tersebut tidak dipenuhi manusia biasa jadi gila...He...lebay ya...

10. Tulisanmu adalah dirimu!!!
Pernah tahu film Zoro kan? nah si Zoro itukan selalu meninggalkan jejak dalam setiap aksinya dengan huruf "Z", mungkin seperti itulah maksud dari poin terakhir ini. Sebagai bentuk aktualisasi diri, tulisan kita adalah cerminan dari pemikiran dan karekter kita sebenarnya. Disadari apa enggak, Tulisanmu adalah Dirimu!!!. So, agaknya kita jangan main-main juga dengan tulisan kita, apalagi kalo udah terpublikasikan, karena menurut hukum masyarakat, kebenaran adalah berada ditangan khalayak umum... Eeetss... jangan protes, buktinya saat ini seperti itu! walau kita adalah negara hukum, tapi kalo masyarakat bilang itu salah, ya salah. Kalo bilang itu benar, ya benar. Tentu saja itu menurut masyarakat umum. Jangan tanya masyarakat yang mana ya? yang jelas orang-orang yang ada di dekat kita. itulah Kontrol Sosial... (he...teorinya muncul lagi!)

Ok Guys, mungkin sedikit tips ini bisa dilakukan kalo percaya sama tiuaja.blogspot.com. Cz sampai sekarang utk q sendiri, dah berhasil 50%. So.... Selamat mencoba... Teruslah belajar... Teruslah menulis!!! Semangat!!!!
 

THe WaY oF LiFe Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea